Moc_Sapuan

Rabu, 25 Desember 2013

E-KTP

PENJELASAN MENGENAI E-KTP

       Mempunyai kartu identitas yang berfungsi secara Nasinonal bukan khayalan lagi bagi penduduk Indonesia karena Pemerintah melalui Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia pada bulan Februari 2011 dimana pelaksanannya terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada tahun 2011 dan berakhir pada 30 April 2012 yang mencakup 67 juta penduduk di 2348 kecamatan dan 197 kabupaten/kota. Sedangkan tahap kedua mencakup 105 juta penduduk yang tersebar di 300 kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Secara keseluruhan, pada akhir 2012, ditargetkan setidaknya 172 juta penduduk sudah memiliki e-KTP.       Dan fungsi E-KTP yang di luncurkan oleh pemerintah memiliki berbagai kelebihan seperti: 

  1.  Sebagai identitas jati diri
  2. Berlaku nasional, sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening Bank, dan sebagainya
  3. Mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP
  4. Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan.
    Untuk informasi lebih lanjut silahkan lihat di link ini: 
        http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tanda_Penduduk_elektronik   


Rabu, 18 Desember 2013

BELAJAR SOAL TPA SBMPTN

CONTOH SOAL TES POTENSI AKADEMIK

     Tes Potensi Akademik atau TPA adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Karenanya TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik identik dengan tes GRE atau Graduate Record Examination sebagai standar internasional. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada tes GRE. Tes GRE menjadi standar internasional syarat penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi. Berikut adalah contoh soal TPA  : http://soaltpaku.blogspot.com/

Pendidikan

BEASISWA BIDIK MISI

     
 Salah satu keinginan setelah lulus jenjang menengah atas adalah melanjutkan kejenjang perguruan tinggi. Demi Mewujudkan cita-cita siswa berlomba-lomba untuk bersaing masuk dalam perguruan tinggi yang difavoritkan. Namun, hal itu biasanya hanya angan kosong bagi siswa yang orang tuanya tergolong dalam kelas menengah kebawah. Hal itu sangatlah tidak mungkin bagi mereka untuk melanjutkan kejenjang perguruan tinggi yang diinginkannya, karena masuk dalam perguruan tinggi biasanya harus menyiapkan biaya yang tidak sedikit, maka dari itu siswa yang ekonominya menengah kebawah lebih memilih bekerja setelah lulus ketimbang menggapai cita-cita yang tidak mungkin diwujudkan bagi mereka.
          Akan tetapi Pemerintah tidak tinggal diam, melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaannya mengucurkan dana bagi lulusan SMA yang tidak mampu untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang diinginkan.Untuk info lebih lanjut silahkan klik link ini :

Warisan Indonesia

Lawang Sewu

       Lawang Sewu merupakan sebuah gedung di SemarangJawa Tengah yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappijatau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907 yang terletak di bundaran Tugu Muda dahulu disebut Wilhelminaplein.
       Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu) dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. Kenyataannya, pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).
       Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober - 19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan KidobutaiJepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.
Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero.